Memandangmu Dari Jauh
***
...................................................................................................
Memandangmu dari
jauh,
Untuk pertama
kalinya
Hanya bisa
menatap tanpa berucap
Darah membiru,
bibir membisu
Hanya karena,
Merasakan sesuatu
Dikala
memandangmu dari jauh,
Perhatianku hanya
tertuju padamu
Disaat semua
orang memesan menu
Di resto cafe favoritku
Ketika
memandangmu dari jauh,
Kurasakan
hadirnya dirimu
Meski tak di
sisiku, tapi
Tatapanmu
menembus jantungku
Dengan
memandangmu dari jauh,
Kudapatkan banyak
kilasan hidupmu
Yang kutemukan
tanpa kusadari
Atau caraku
melihatmu tanpa kau sadari?
Untuk memandangmu
dari jauh,
Aku menanggung
beban karena saingan
Banyak wanita
disini, tak jadi persoalan
Yang penting aku
tidak sembarangan
Saat memandangmu
dari jauh,
Segelas
moccachino habis diteguk olehku
Kuabaikan pelayan
yang menanyaiku
Karena menyaksikanmu
sambil terpaku
Selama
memandangmu dari jauh,
Aku masih
bertopang dagu
Kau juga masih
duduk disitu
Dan kita
tenggelam pada nuansa kalbu
Disela-sela
memandangmu dari jauh,
Kau habiskan
kopimu dengan elegan
Lalu kau kembali
meraba pandangan
Kemampuan membaca
pikiran
Sewaktu
memandangmu dari jauh,
Kau hantarkan
satu senyuman
Yang membuatku
hampir pingsan
Hanya bisa
tertunduk malu,
Untuk menahan
perasaan
Rasanya
memandangmu dari jauh,
Seperti harapan
dilintasi cahaya
Apakah ini yang
namanya cinta?
Aku berusaha
mengerti sambil menerka
Setelah
memandangmu dari jauh,
Kucoba meraih
ponselku
Baru tersadar
sudah sejam berlalu
Aku tak punya
banyak waktu
Dengan
memandangmu dari jauh,
Itu sudah cukup
bagiku menemukan
Satu cerita di
dalam buku harian
Yang menyenangkan
Seusai
memandangmu dari jauh,
Aku hendak
beranjak dari kursi,
Namun tiba-tiba
kau menghampiri
Apakah ini yang
namanya mimpi?
_
#thediary
12.32 AM
on my desk
