My Everything
#Backsound : Lee Min
Ho – My Everything (OST. Boys Before Flowers)
Sunday, September 25
Dibalik tirai
Hujan kembali mendatangkan embun
Mengikis kering dalam ranting-ranting
Basah
Membentuk lukisan pada jendela
Di setiap tetesan itu
Membuatku terpaku
Mengalir diantara daun-daun gugur
Gambaran keraguan hati
Tiada
henti
Kurasakan
derainya air mata
Alunan
musik menahan luka
Jeritan
yang harus dihempas
Di
hati,
Yang
semakin merapuh
Karena
perasaan itu
Kata demi kata
Sungguh diam dan tak bisa terucap
Disini aku merintih
Dengan derita,
Dengan derasnya hujan yang memahami
Apakah aku harus pergi
Dalam keadaan sakit
Dan jiwa yang tak bisa menerima
Kalau cintaku
Sudah terlalu lelah untuk berjuang
Apakah pertanyaan ini pantas
Ditinggalkan tanpa jawaban
Atau dibiarkan seperti
Tetesan air itu
Yang tak memiliki akhir
Untuk memberi kesempatan bintangku
Agar selalu bersinar
Kepergianmu
Melemahkanku
Kini terasa hening saat mengingat
Bayangmu yang takkan pernah hilang
Memenuhi rasaku
Dan mengalahkan segala kekuatan
Seperti itukah
Akhirnya aku tak kuasa
Meninggalkan perasaan ini lagi
Untukmu
Kusentuh jendela ini
Tak tahan membunuh semua yang ada
Meratapi kesalahanku
Yang tak tahu bagaimana hatimu
Melihatku
Dengan cinta atau tidak
Segalaku...
Dan sepanjang hidup ini
Kusimpan dengan erat di dalam hati
Hanya menunggu untuk dibuka
Dari hatimu
Atas kelembutan dan harapan
Lalu
Kau akan tahu
Kesungguhan cintaku selama ini
Malaikat pun mengerti
Jika memang
Bagiku semua tentang dirimu
Penuh arti
Aku ingin bersikap egois
Sekali ini saja
Kutahu makna pandanganmu sejak itu
Yang membuatku berpikir
Ada yang berbeda
Walau kita tak bicara
Aku
Mencintaimu dengan sempurna
Tanpa satu kesalahan
Yang menjadikan kau benci
Tapi ketika semua telah terjadi
Aku akhirnya menyerah
Dengan atau tanpa mengetahui
Kesadaranmu
Bahwa seseorang
Yang dapat membuatku bermimpi
Adalah kamu
Ketika hujan mulai turun
Perlahan
Aku masih tetap berdiri
Menanti agar badai tak tampak
Namun apalah dayaku
Wanita yang hanya bisa berharap
Dan mencoba untuk mempertahankan
Asa
Dari setiap semangatku
Saat berada di dekatmu
Yang kini telah pudar
Bahkan berusaha
Agar mudah berpaling
Sekarang atau tergantung oleh masa
Lalu kemana harus berlari
Tuhan
Apakah kau memiliki rahasia
Mengapa ku harus mencintai
Seseorang yang mungkin tak cinta aku
Jangan tanya padaku
Bagaimana dirinya
Karena aku telah memilih
Diantara seluruhnya
Diantara mereka, para pujangga hati ---
Tertulis
Gejolak atas tangisan
Buku catatan yang kuhias
Dengan keputusasaan
Kelak kau pasti mendengar
Hatiku meski tak berteriak
Itu karena suatu hari
Aku akan tetap menantimu
Dengan segalaku
Ketahuilah
Hanya kamu yang pertama
Menjadikanku seperti
Hujan dibalik gugurnya bunga
Kemudian ubah kehidupan
Hingga menghasilkan sesuatu
Untuk direnungkan
“Segalaku,
Adalah hal yang tak dapat kau tebus
Dengan apapun
Kecuali cintamu
Dan kesempatan keduaku...”
