Come To My Senses
Saturday night,
17 December 2011
Backsound :
Chicago – You Come To My Senses
Cinta.
Menyerangku tanpa
peringatan.
Lekas mengukir rasa
yang terlibat.
Waktu menghilang di antara
kejauhan.
Cukup jelas
mengguncang dan terbentuk.
Begitu hebatnya.
Hanya saja malaikatku
berbisik.
Mendekati hembusan
angin yang selalu pergi.
Seperti mimpi yang ku
jelajah.
Dengan semua jiwa yang
ku rengkuh dalam dekapan.
Menguatkan hati, agar
Perasaan ‘kan tertahan
dengan hadirmu.
Kemudian.
Keteguhan membisu.
Seberkas kelabu telah
mengisi.
Parau mencekam ambang
batasku.
Antara mega yang kian
redup.
Sembunyi dibalik
figurmu.
Yang mampu mengalahkan
kuasaku.
Derita yang ku rasa.
Karena mengingat kau
di sini.
Terkurung dalam
dilema.
Lalu kembali.
Menata luka-luka.
Tenggelamkan
prasangka.
Tangis yang tiada
batas lantas terhenti.
Buat ku semakin resah.
Tanpa seraut wajah
itu.
Di kala senja mengikis
semburat mentari.
Menghantui segala
firasatku.
Tak bisakah kau
pandangi aku sejenak.
Dengan keraguan,
Akhirnya ku takut
kehilanganmu.
Atas nama ego dan
kesaksian;
Dalam bayang-bayang
rahasia.
Sekian lama ku tahu.
Dari dasar hati ku akui.
Sungguh tak
terhapuskan.
Halus mengikat ‘tuk
tersimpan.
Erat memesonaku.
Datang pada suatu
perasaan.
Kelam dihempas ombak
tertinggi.
Hingga meruntuhkan
ketidakpastian.
Kenangan yang terlalu
dalam,
Merangkai bijaknya
kata-kata itu.
Dirimu satu.
Selalu ku ingat tanpa
harus tertulis.
Seperti yang kau katakan.
Dan kesempatan kedua
yang ku punya.
Bertemu kau lagi.
Cerita-cerita mulai
terjadi.
Rindu yang akan
kulemahkan.
Segera.
.................................................................................................................................................................................................................................................................
Maka dengan tulisan
yang kugenggam.
Perlahan ingin ku
artikan.
Bagaimana kita di lain
hari.
Menjadi suatu impian
terbesar.
Tuk mengubah segala
kenyataan.
Yang tak dapat ku percaya.
Menjelang lentera
kehidupan.
***
Datang ke dalam
perasaanku.
Bawa kelembutan bahasa
kalbu.
Mengitariku. ---
