Cinta



(Backsound : The Two Of Us by Nancy Wilson & Ramsey Lewis)
Genre : Love songs

***

Di dunia ini,
Ada satu hal yang membuat manusia memiliki kebahagiaan tersendiri di dalam hidup : meskipun itu memerlukan pengorbanan.
Menemukan cinta.
Secara insting, manusia tidak bisa memastikan sejak pandangan pertama apakah seseorang itu akan menjadi kekasihnya; atau saat pandangan kedua dan pandangan yang ketiga.
Atau perlu beberapa pertemuan lainnya agar mereka bisa saling mencari tahu bagaimana karakteristik pribadinya.
Lalu, disana akan nampak sebuah perbedaan.
Bisa jadi diantara mereka tidak ada ketertarikan. Mungkin hanya ada salah seorang yang sudah jatuh hati. Kalau tidak, berarti diantara keduanya sudah saling menyukai.
Apabila tidak, maka... mungkin saja keduanya sudah tertarik namun memilih untuk tetap menyimpannya dalam jiwa, menunggu pada waktu yang tepat.

Cinta itu misterius. Tidak dapat diprediksikan mengenai kehadirannya, seperti apa kisahnya dan bagaimana akhirnya.
Bahkan dengan siapa pun, kita tidak pernah tahu.
Kemudian, efek kedatangannya pun membawa pengaruh yang sangat besar.
Yang semula berperangai buruk, menjadi sangat baik. Yang awalnya biasa saja, menjadi luar biasa. Yang hidupnya bernuansa kelabu, kini menjadi cerah.
Dan, yang pribadinya dinamis, akhirnya berubah melankolis.
Seperti aku.

Tidak tertutup kemungkinan jika ada resiko bila seandainya perasaan mulai gugur ketika menjaga cinta.
Sebab, kau tidak konsisten ketika menjalaninya. Sepertinya kau juga mencintai orang yang salah.
Dengan pemikiran yang jernih, kau akan lebih mudah dalam menentukan apakah seseorang itu masih pantas untuk kau pertahankan.
Bila tidak, maka lepaskanlah dia & carilah jalan cintamu yang lain.

Ketika manusia dihadapi dua pilihan,
Harus mencintai seseorang atau tidak,
Sebenarnya ia sudah menemukan jawabannya.
Ada di dalam hatinya.
Walau harus berulang kali membohongi, entah menyikapi beberapa hambatan dan alasan.

Kemudian, pada saat kau ingin mengumpulkan seluruh kekuatanmu untuk berkata : ‘maaf, aku tidak bisa’.
Itu adalah sesuatu yang sulit. Dilema kalut antara perasaan yang jujur dengan pahitnya kenyataan yang akan dihadapi.
Namun dengan kebesaran hati, dan segenap dukungan, semuanya akan terasa ringan.
Dengan menolaknya, bukan berarti kau berpaling darinya.

Nah, ini dia.
Detik-detik menerka apakah orang yang kita cintai juga memiliki rasa yang sama, atau tidak.
Pria seharusnya memulai, dan wanita sebaiknya menanti.
Kalau saja tindakan yang kita lakukan sudah benar, dan tidak melewati batas kodrat yang diharuskan oleh Tuhan,
Maka jangan pernah berhenti dan mundur.
Karena, ikatan batin itu tidak pernah salah.
Tunggu saja dan perhatikan arus pergerakannya.
Selama Tuhan masih memberimu kesempatan untuk berdekatan dengan orang yang kau sayangi.

Suatu hari nanti --- kau akan menuai hasilnya.
Kau akan begitu bangga menggenggam tangannya di hari bahagiamu.
Dimana semua orang menyaksikan keajaiban kasih,
Seperti sepasang sayap merpati di langit,
Sehingga kekecewaan takkan kau temui lagi sampai mati.

“Tuhan selalu meletakkan cinta pada sepasang hati yang benar.”

romantic poems